KapoldaLampung kunjungan kerja di Mapolres Tulang Bawang dan mengingatkan jajarannya untuk terus berbuat dan menanamkan kebaikan. "Rejeki yang kita peroleh merupakan buah manis dari kebaikan yang telah kita tanam," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, saat singgah ke Polres Tulang Bawang usai mengunjungi Polres Mesuji pada, Kamis 4 Agustus 2022.
Pikirkansaja,"jika kita sakit apa mungkin kita dapat sekolah, bekerja, bermain dsb". "mustahil" itulah jawabannya! Kesehatan jasmani sebenarnya sangatlah mudah kita peroleh, berikut ini adalah sedikit contoh usaha yang dapat kita lakukan untuk memperoleh kesehatan jasmani: 1.) Olah raga secara teratur 2.) Menjaga pola makan yang teratur 3.)
IbadahHaji merupakan suatu olahraga yang sempurna. Rohani kita diuji dengan segala macam cobaan sehingga menjadi kuat. Penyakit rohani dapat disembuhkan dengan ibadah haji yang menimbulkan kebahagiaan. Banyak penderita penyakit jiwa dapat sembuh setelah kembali dari haji. Selama menunaikan ibadah haji orang Islam mempunyai kesempatan merenung.
KESEHATANadalah sesuatu yang penting bagi Tubuh manusia, tanpa kesehatan kita tidak dapat melakukan aktifitas dengan baik. Menjaga Kesehatan adalah salah satu yang tepat untuk mengkondisikan agar tubuh kita tetap dapat berguna. karena katanya "Di dalam Tubuh yang sehat terdapat Jiwa yang kuat Kita sebagai orang percaya hendaknya sadar
Adaberbagai manfaat kesehatan yang kita peroleh secara langsung, namun ada beberapa dari manfaat tersebut yang tidak kita sadari kehadirannya. Kita patut bersyukur karena kita telah diberikan hikmah dan nikmat kesehatan yang sangat berharga. Sekedar mengingatkan berikut adalah manfaat kesehatan yang secara langsung dapat kita nikmati.
2 Karunia /Pemberian yang kita peroleh secara Rohani: Karunia Roh yang diberikan Tuhan pada waktu kita bertobat. Tetapi catatan yang perlu diingat adalah ini: Semua pemberian2 itu harus diasah, dijalankan supaya bertumbuh, berkembang dengan baik. Karena, jika sesuatu tidak diasah, tidak digunakan lama-lama akan hilang.
NBVKEn. Home Sumatera Utara Rabu, 07 Juni 2023 - 1234 WIBloading... Relawan Usbat Ganjar Sumut menggelar kegiatan bertajuk Pelatihan Salat Ibadah Jasmani dan Rohani di Jalan Starban, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Selasa 6/6/2023. Foto/Dok. SINDOnews A A A MEDAN - Relawan Ustaz Sahabat Usbat Ganjar Sumut menggelar kegiatan bertajuk Pelatihan Salat Ibadah Jasmani dan Rohani. Kegiatan dengan melibatkan jemaah Majelis Taklim Al-Ishlah ini penting karena salat merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Islam. Korwil Usbat Ganjar Sumut Syabrun Jukhoir mengatakan, setiap gerakan salat ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan jasmani dan rohani. Banyak hal yang bakal diperoleh seseorang bila salat dilakukan secara khusyuk dan sempurna sesuai syariat. Misalnya mendapatkan kesehatan fisik, maupun kebugaran secara kegiatan yakni Muhammad Iqbal Irham yang dikenal sebagai dai, trainer psikologi Islam, dan psikoterapi Islam. "Ada beberapa gerakan salat yang mungkin selama ini kita hanya menyepelekan seperti takbiratul ihram. Itu ada sebuah gerakan yang coba merekahkan pernapasan guna memperlancar peredaran darah dan begitu juga napas yang kita keluarkan," kata Syabrun di Jalan Starban, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Selasa 6/6/2023.Di sisi lain, manfaat salat lainnya adalah mampu menenangkan hati, pikiran, dan jiwa seorang muslim. Sebab sejatinya ketika salat manusia tengah meninggalkan sejenak kesibukan duniawi untuk memberikan kesempatan bagi rohani atau jiwanya berkomunikasi dengan Allah SWT."Tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan gerakan-gerakan salat itu sangatlah bermanfaat dan sekaligus memperkenalkan kegiatan-kegiatan usbat yang telah dilaksanakan yaitu gerakan sebuah gerakan religius yang juga bermanfaat bagi kemaslahatan umat," kesempatan itu, Usbat Ganjar Sumut turut menyerahkan sejumlah stimulus berupa seperangkat alat pengeras suara serta tikar anyaman untuk menunjang kegiatan-kegiatan majelis taklim maupun masyarakat Majelis Taklim Al-Ishlah, Suparmi 68 mengapresiasi kegiatan ini. Menurut dia, pelatihan ini dapat menggerakkan hati para jemaah supaya lebih giat lagi beribadah. "Bagus sekali. Kita dapat pengalaman salat yang sempurna dan juga berbagai manfaat nya untuk kesehatan jasmani dan rohani," katanya. poe salat manfaat sholat untuk kesehatan rohani majelis taklim medan Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 16 menit yang lalu 18 menit yang lalu 20 menit yang lalu 22 menit yang lalu 37 menit yang lalu 45 menit yang lalu
Peliharalah Iman dan Kesehatan Rohani Saudara ”Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus.”—2 TIMOTIUS 113. 1. Mengapa kesehatan fisik yang baik merupakan milik yang berharga yang harus dipelihara? KESEHATAN fisik yang baik merupakan milik yang berharga. Bila kita sehat, kita dapat melakukan banyak hal dan lebih menikmati kehidupan. Tetapi bila kita selalu sakit-sakitan atau lemah, kehidupan akan jauh lebih sulit. Memang, kesehatan yang baik harus dipelihara. Banyak orang melalaikan kesehatan mereka atau melakukan hal-hal yang menimbulkan penyakit. Tetapi, mereka yang memelihara kesehatan mereka, biasanya akan cukup sehat dan kuat selama sebagian besar dari umur hidup mereka. 2. a Mengapa kesehatan rohani lebih berharga dibanding dengan kesehatan fisik? b Apa yang dituntut agar tetap sehat dalam iman? 2 Kesehatan rohani jauh lebih penting daripada kesehatan fisik. Kesehatan fisik yang terbaik tidak dapat menghasilkan karunia Allah berupa kehidupan kekal. Kesehatan rohani yang baik diperoleh dari ibadat yang bersih dan iman yang didasarkan atas pengetahuan yang saksama. Yohanes 173; Ibrani 116; Yakobus 127 Rasul Paulus berkata ”Laki-laki yang tua hendaklah hidup sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih dan dalam ketekunan.” Titus 22 Setiap orang yang ingin sehat dalam iman harus mengerahkan upaya yang sungguh-sungguh dan senantiasa memelihara kewaspadaan. Ancaman atas kesehatan rohani yang baik dapat datang dari dalam diri kita sendiri atau dari luar. Kita harus mengetahui apa ancaman-ancaman tersebut agar dapat memelihara iman dan kesehatan rohani dalam dunia yang sakit ini. Betapa Sakitkah Dunia Ini? 3, 4. Bagaimana penyakit moral dicerminkan dalam dunia ini dan dalam tindak-tanduk orang-orang? 3 Tidak ada keraguan bahwa dunia ini secara moral sakit parah. Kita melihat penyakit yang memautkan dalam semua ”organ” dunia ini—dalam agamanya, sistem politiknya, lembaga-lembaga komersialnya, hiburannya. Hanya sedikit orang memiliki respek terhadap Allah dan hukum-hukum yang telah Ia berikan demi kesejahteraan umat manusia. Dan seperti ditunjukkan oleh sejarah, kebobrokan moral selalu mengakibatkan meningkatnya penyakit fisik dan kesulitan. Ironisnya, kebanyakan orang tidak ingin berbuat apa-apa untuk menyembuhkan keadaan moral yang sakit ini karena mereka menyukai perkara-perkara yang menjadi penyebabnya. 4 Dunia ini benar-benar sedang sakit! Dalam mencari keasyikan atau mencoba melarikan diri dari kenyataan, banyak orang telah menghancurkan kehidupan mereka dengan alkohol dan penyalahgunaan obat-obat bius. Kekerasan terdapat di mana-mana, kehidupan tidak berharga, dan penjara-penjara penuh, tidak dapat menampung penjahat-penjahat. Di banyak negeri, separuh dari semua perkawinan berakhir dalam perceraian. Anak-anak yang tidak mendapat pengawasan yang sepatutnya dari orang-tua tumbuh menjadi anak-anak nakal. Karena imoralitas seksual merajalela, AIDS dan penyakit-penyakit lain yang ditularkan melalui hubungan seksual menyebar dengan cepat. 5. Bagaimana Yesaya menggambarkan keadaan di Yehuda zaman dulu? 5 Allah dapat mengatakan tentang dunia yang sakit ini tepat seperti ketika Ia mengilhami Yesaya untuk mengatakan tentang Yehuda yang sesat ”Celakalah bangsa yang berdosa, kaum yang sarat dengan kesalahan, keturunan yang jahat-jahat, anak-anak yang berlaku buruk! Mereka meninggalkan [Yehuwa], menista Yang Mahakudus, Allah Israel, dan berpaling membelakangi Dia. Di mana kamu mau dipukul lagi, kamu yang bertambah murtad? Seluruh kepala sakit dan seluruh hati lemah lesu. Dari telapak kaki sampai kepala tidak ada yang sehat.”—Yesaya 14-6. 6. Di Yehuda dulu dan pada zaman kita, bagaimana sambutan terhadap imbauan Yehuwa untuk belajar berbuat baik? 6 Imbauan Yehuwa agar Yehuda bertobat dan ’belajar berbuat baik’ pada umumnya tidak diindahkan. Yesaya 116-20 Ini akhirnya menyebabkan Yerusalem dihancurkan dan orang-orang Yahudi ditawan ke Babel. Hanya sedikit orang setia yang mengalami berkat dan keselamatan dari Allah di tengah-tengah bangsa yang sakit itu. Demikian pula dewasa ini, dalam dunia yang sakit dari kepala sampai telapak kaki ini, hanya sedikit orang yang ingin belajar berbuat baik. Hamba-hamba yang setia dari Yehuwa ini mengerahkan upaya yang sungguh-sungguh untuk memelihara iman dan kesehatan rohani sekarang, dengan harapan akan memperoleh kesehatan fisik yang sempurna dan kehidupan kekal dalam dunia baru yang dijanjikan Allah.—2 Petrus 313; Wahyu 211-4. Bahaya-Bahaya Rohani dalam Dunia yang Sakit Ini 7. a Bahaya-bahaya apa mengancam iman dan kesehatan rohani kita? b Apa yang Alkitab katakan mengenai mengatasi ketiga unsur utama yang membahayakan kesehatan rohani? 7 Memelihara iman dan kesehatan rohani merupakan tantangan karena penyakit moral dunia ini bersifat sangat menular. Orang-orang Kristen juga harus berjuang melawan ketidaksempurnaan mereka sendiri yang telah mereka warisi. Roma 721-25 Selanjutnya, Setan, ”penguasa dunia ini,” mengetahui kelemahan dari tubuh jasmani dan ahli dalam menggoda. Yohanes 1430; 1 Yohanes 519 Tiga bahaya utama ini, yang mengancam iman dan kesehatan rohani—tubuh jasmani, dunia, dan si Iblis—sangat besar. Tetapi ada kemungkinan untuk ”tidak menjadi bagian dari dunia ini,” walaupun kita hidup di dalamnya. Kita dapat ’tetap hidup oleh roh Allah dan tidak menuruti keinginan daging.’ Dan dengan bantuan ilahi kita dapat ”berdiri teguh melawan tipu muslihat Iblis.” Yohanes 1715, 16, NW; Galatia 516; Efesus 611, NW; 2 Korintus 211 Tetapi marilah kita sekarang membahas bagaimana kita dapat berhasil mengatasi ketiga unsur utama yang membahayakan iman dan kesehatan rohani. 8. Bagaimana Yesus menggambarkan kekuatan dalam diri kita yang bekerja melawan kesehatan rohani? 8 Di dalam kodrat manusiawi kita yang tidak sempurna terdapat kekuatan yang dapat menimbulkan dosa dan membuat kita sakit secara rohani. Yakobus 114, 15 Ini terutama demikian khususnya dalam hati kiasan. Yesus berkata ”Dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”—Markus 721-23. 9. a Keinginan-keinginan apa yang berakar dalam hati kiasan? b Menurut Amsal 420-23, bagaimana kita dapat melindungi hati? 9 Walaupun hati adalah sumber dari keinginan-keinginan yang buruk, dalam diri orang-orang yang saleh, hati juga menjadi pusat rasa hormat terhadap Yehuwa dan kasih akan apa yang benar. Matius 2237; Efesus 420-24 Apakah hal yang baik atau buruk yang akan menguasai diri kita bergantung pada apa yang kita masukkan ke dalam hati kita. Firman Allah menasihati ”Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka. Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”—Amsal 420-23. 10. Bagaimana kelemahan jasmani kita mempengaruhi emosi dan keinginan kita? 10 Kelemahan daging kita mempengaruhi keinginan dan emosi kita. Siapa yang tidak sewaktu-waktu diganggu oleh perasaan kecil hati, ketidaksabaran, perasaan tersinggung? Jika kita segera memperbaiki kecenderungan jasmani ini, kesehatan rohani dapat dipelihara. Tetapi keangkuhan dan ambisi dapat cepat berakar dalam hati. Ketamakan dan keinginan untuk kesenangan yang berlebihan dan pesta-pora dapat menguasai kita. Dan keinginan seks, walaupun wajar karena Allah telah menciptakan kita dengan hal itu, dapat secara licik dan perlahan menyesatkan kita. Untuk mencegah berkembangnya sakit rohani tersebut dalam diri kita, kita perlu memupuk buah-buah roh Allah dalam kehidupan kita setiap hari, melatih diri sendiri untuk ’membenci yang jahat’ dan ’berpaut kepada yang baik.’—Roma 129, Bode; Galatia 522, 23. Sumber Penyakit Rohani dari Luar 11. a Sikap dan tingkah laku duniawi apakah yang bersifat sangat menular? b Menurut Yesus, bagaimana kita perlu memperhatikan hati kita? 11 Infeksi rohani dapat timbul dari sumber-sumber di luar. Ini dapat menyebar kepada kita melalui orang-orang yang mati secara rohani. Efesus 21-3 Jika kita terlalu akrab dengan mereka, kita dapat meniru sikap dan gaya hidup mereka. Maju secara duniawi, mencintai uang, menikmati hal-hal yang paling baik secara materi, dan bersenang-senang merupakan hal-hal terpenting dalam kehidupan orang-orang di dunia ini. Tetapi keinginan untuk perkara-perkara tersebut bersifat sangat menular, dan bahkan kontak yang terbatas dengan hal-hal itu dapat membuat kita tidak aktif secara rohani. Yesus menubuatkan ”Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.”—Lukas 2134, 35. 12. Bagaimana gagasan dan ajaran yang salah bisa berbahaya bagi kesehatan rohani? 12 Gagasan dan ajaran-ajaran yang salah dari dunia ini dapat juga menulari kita. Paulus memperingatkan ”Akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.” 2 Timotius 43, 4 Ajaran palsu adalah seperti penyakit kanker. 2 Timotius 216, 17 Bila ini menyerang, sebagian dari tubuh kita akan mati karena darah yang memberikan kehidupan tidak dapat mengalir lagi ke bagian tubuh tersebut. 13. Jika penyakit rohani sudah menyerang seperti kanker, apa yang perlu dilakukan? 13 Betapa cepat penyakit kanker menyebar! Untuk mencegah kematian, dokter mungkin harus mengamputasi atau memotong bagian dari tubuh itu. Maka, jika keragu-raguan, keluhan, atau kemurtadan mengancam akan meracuni saudara secara rohani, segera ”potonglah” hal-hal itu! Bandingkan Matius 529, 30. Mintalah bantuan dari para penatua sidang. Jangan menjadi seperti orang-orang yang Paulus gambarkan ”penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata” karena mereka ”tidak menurut perkataan [yang] sehat.”—1 Timotius 63, 4. 14. Apa yang mungkin para penatua perlu lakukan untuk melindungi kesehatan rohani dari sidang? 14 Untuk melindungi kesehatan rohani sidang, para penatua perlu ’menasihati berdasarkan ajaran yang sehat dan meyakinkan penentang-penentang.’ Titus 19, 13, 16; 21 Mungkin orang-orang tersebut dapat dipulihkan kepada keadaan sehat secara rohani. 2 Timotius 223-26 Namun bagaimana jika mereka tidak bertobat, terus menganjurkan ajaran palsu? Maka, sesungguhnya, mereka harus dikarantina. Mereka akan dipecat, dan kita akan menjauhi mereka agar penyakit rohani mereka tidak menulari kita.—Roma 1617, 18; 1 Korintus 59-13; Titus 39-11. 15. Dalam upaya untuk merusak kesehatan rohani umat Allah, dua cara utama apa yang digunakan oleh si Iblis? 15 Sumber bahaya ketiga bagi iman dan kesehatan rohani adalah Iblis. Efesus 611, 12 Terus sampai zaman kita, ia berupaya melemahkan iman dari umat Yehuwa melalui penganiayaan, termasuk aksi-aksi oleh gerombolan, pemukulan, pemenjaraan, dan ancaman kematian. Wahyu 210 Karena melalui taktik-taktik ini Setan jarang berhasil mematahkan integritas salah seorang dari hamba-hamba Allah, ia menggunakan daya tarik dunia ini, yang allahnya ialah dia sendiri, dalam upaya untuk menjatuhkan beberapa orang.—2 Korintus 44; 113, 14. 16. Pertahanan apa yang kita miliki untuk dapat kuat terhadap serangan si Iblis atas iman dan kesehatan rohani kita? 16 Bagaimana kita dapat bertahan menghadapi serangan si Iblis? Dengan mengenakan seluruh perlengkapan senjata rohani dari Allah. Khususnya kita harus ’mempergunakan perisai iman untuk dapat memadamkan semua panah api’ yang dibidikkan oleh Setan ke arah kita. Kita harus juga berdoa sesuai dengan kata-kata Yesus ”Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.” Efesus 611-18; Matius 613 Jika kita berdoa dengan cara demikian dan bertindak sesuai dengan doa-doa kita, kita dapat mengharapkan bantuan Bapa surgawi kita dalam memadamkan semua panah api Setan. Tetap Sehat dalam Iman 17. Dalam memelihara kesehatan rohani, betapa pentingkah menerima ”makanan pada waktunya” dan ambil bagian secara tetap tentu dalam kegiatan-kegiatan Kristen? 17 Pencegahan merupakan faktor penting dalam memelihara kesehatan fisik yang baik. Makanan yang bergizi, gerak badan yang tepat, dan pemeliharaan pikiran dan tubuh secara umum penting sekali. Pertahanan alamiah melawan penyakit akan lebih kuat dalam tubuh yang sehat. Demikian pula, untuk memelihara kesehatan rohani, penting sekali agar mengikuti aturan makanan yang Allah tetapkan dan menghargai ”makanan” rohani yang bergizi ”tepat pada waktunya” yang disediakan melalui ”hamba yang setia dan bijaksana.” Seraya menolak makanan rohani yang tak bergizi dari dunia ini, kita harus mempelajari Alkitab dan publikasi-publikasi Kristen dan tetap tentu berhimpun dengan umat Allah. Matius 2445-47; Ibrani 1024, 25 Kita juga membutuhkan gerak badan yang diperoleh dengan ’giat selalu dalam pekerjaan Tuhan’ dalam pelayanan dan kegiatan Kristen lain.—1 Korintus 1558. 18. Apa gerangan ”contoh ajaran yang sehat” itu, dan mengapa kita harus memeliharanya dalam hati dan pikiran? 18 Untuk tetap sehat dalam iman, manfaatkan sepenuhnya persediaan rohani dari Allah. Seperti nasihat Paulus kepada Timotius ”Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus. Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakanNya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita.” 2 Timotius 113, 14 Bahasa mempunyai pola kata-kata, demikian pula ”bahasa yang murni” dari kebenaran Alkitab mempunyai pola yang didasarkan terutama pada tema pembenaran Yehuwa melalui Kerajaan. Zefanya 39, NW Kita harus memelihara pola kata-kata yang sehat ini dalam hati dan pikiran jika kita ingin memelihara iman dan kesehatan rohani kita. Jika tidak, hal itu akan menjadi kurang penting bagi kita. Ini jelas telah terjadi di sidang Korintus, karena ada beberapa orang yang ”lemah dan sakit” disebabkan oleh kurangnya pengertian rohani.—1 Korintus 1129-32. 19. a Jika kita sudah sakit secara rohani, apa yang perlu dilakukan? b Apa yang dapat dilakukan para penatua jika seseorang sakit rohani? 19 Apa yang perlu dilakukan jika saudara sudah kena penyakit rohani? Bantuan yang pengasih pasti dibutuhkan dan memang tersedia, karena Yakobus berkata ”Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan [”Yehuwa,” NW].” Yakobus 514 Ya, mintalah bantuan para penatua. Sebagai tabib-tabib rohani, mereka dapat membantu saudara mengetahui inti dari penyakit rohaninya. Mereka dengan lembut tetapi jitu akan mengoleskan minyak yang menyembuhkan dari Firman Allah. Jika saudara telah melakukan dosa tetapi bertobat, yakinlah bahwa Yehuwa benar-benar akan mengampuni. Mazmur 1038-14 Seraya para penatua berdoa bersama saudara dan demi kepentingan saudara, apa yang dapat diharapkan? Yakobus menjawab ”Doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan [”Yehuwa,” NW] akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.”—Yakobus 515. Kesehatan Rohani Menuntun kepada Kehidupan Kekal 20. a Nasihat apa yang diberikan oleh badan pimpinan pada abad pertama mengenai memelihara kesehatan rohani? b Apa yang akan membantu kita seraya kita menantikan berkat-berkat dari dunia baru? 20 ”Sejahteralah kamu!” Bode Dengan kata-kata tersebut badan pimpinan dari umat Yehuwa pada abad pertama menutup suratnya yang menyebutkan tentang ’hal-hal yang perlu’ yang dituntut dari orang-orang Kristen. Mereka harus ”menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan.” Kisah 1528, 29 Resep untuk kesehatan rohani yang baik itu masih berlaku. Dan seraya kita menantikan berkat-berkat dari dunia baru, kita dapat memelihara iman dan kesehatan rohani kita jika kita dengan bergairah terus memberitakan kabar baik tentang Kerajaan dan menjunjung tinggi nama Yehuwa dalam dunia yang sakit ini. Tetap sibuk dengan cara ini akan mencegah kita kehilangan kesabaran dalam menantikan berkat-berkat dari dunia baru yang sudah begitu dekat. Memang, ”harapan yang tertunda menyedihkan hati, tetapi keinginan yang terpenuhi adalah pohon kehidupan.”—Amsal 1312. 21. Berkat-berkat apakah yang tersedia bagi mereka yang dengan berhasil memelihara iman dan kesehatan rohani mereka dalam dunia yang sakit ini? 21 Jangan kehilangan berkat-berkat yang menakjubkan yang Yehuwa sediakan bagi mereka yang mengasihi Dia. Semua upaya dalam menolak pengaruh duniawi, semua perjuangan melawan kelemahan jasmani kita, dan semua tindakan menangkis panah-panah api si Iblis tidak akan sia-sia. Dalam dunia baru Yehuwa, saudara akan melihat dengan mata sendiri masa manakala ”tidak seorangpun yang tinggal di situ akan berkata ’Aku sakit.’” Yesaya 3324 Hal ini demikian karena persediaan Allah melalui korban tebusan Yesus Kristus, pribadi yang ”memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.” Matius 817; Yesaya 534 Saudara akan dapat minum dari ”sungai air kehidupan” simbolik dan makan dari ”pohon-pohon kehidupan” yang memiliki daun-daun ”untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.” Wahyu 221, 2 Kehidupan tanpa akhir dalam kesempurnaan dan kebahagiaan akan diberikan sebagai pahala karena saudara telah memelihara iman dan kesehatan rohani saudara dalam dunia yang sakit ini. Apakah Saudara Ingat? ◻ Mengapa sehat dalam iman lebih penting daripada kesehatan fisik yang baik? ◻ Apa ketiga bahaya utama yang mengancam iman dan kesehatan rohani? ◻ Apa hubungan antara kesehatan rohani yang baik dengan hati kiasan? ◻ Jika seseorang sakit rohani, apa yang perlu dilakukan? [Gambar di hlm. 16] Bahkan dalam dunia yang sakit, kita dapat memiliki iman yang kuat dan kesehatan rohani yang baik [Gambar di hlm. 18] Kesehatan rohani yang baik bergantung pada kegiatan Kristen yang bergairah dan tetap tentu menerima makanan rohani pada waktu yang tepat
Sumber / 7 September 2022 Lori Official Writer Apakah kamu sudah menghargai tubuhmu? Dalam pikiran kita, menghargai bisa seperti menjaganya tetap sehat, memberinya nutrisi baik yang dibutuhkan dan tidak memperlakukannya seperti tempat sampah. Ya, kalau kita percaya kalau Tuhan berkuasa atas segala sesuatunya. Maka gak terkecuali, Dia juga berkuasa atas tubuh kita. Tuhan merancang tubuh kita sedemikian rupa untuk menjalankan sebagai manusia, kita bisa memilih memperlakukan tubuh kita sendiri dalam dua cara yaitu mengabaikannya atau menjadikannya sebagai tindakan penyembahan. Jadi, tubuh kita bukan hanya mendukung kita untuk tetap hidup dan merasakan perasaan yang baik. Tetapi lebih daripada itu, tubuh kita dirancang untuk membantu kita untuk lebih dekat dengan Tuhan. Jadi pertanyaannya adalah “Apakah kesehatan tubuh mempengaruhi kesehatan rohani kita?” Tubuh adalah cangkang, alat transportasi yang bisa kita pakai selama melakukan perjalanan di dunia. Baca Juga 5 Ayat Alkitab yang Bicara Soal Pentingnya Menjaga Kesehatan Kita menggunakan tubuh sebagai bagian luar untuk menjalankan peran kita sebagai alat Tuhan. Dan yang benar-benar penting dari tubuh adalah bagian dalamnya yaitu jiwa dan roh. Karena itulah, waktu tubuh rusak atau sakit, pertumbuhan roh dan jiwa kita pun akan terhambat. Contoh kasus yang mengabaikan kesehatan tubuh adalah waktu pikiran dan semangat kita terdorong untuk begadang menonton pertandingan sepakbola. Sementara alarm tubuh menunjukkan tanda kalau kita butuh istirahat. Tapi kita mengabaikannya dan mulai begadang. Contoh lain juga bisa dalam hal makanan. Ada kalanya kita memaksa tubuh untuk terus makan, walaupun perut masih dalam keadaan kenyang. Hal ini bisa menambah beban dan dampak negatif bagi tubuh. Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, kita perlu mengadopsi kebiasaan yang sehat juga. 3 kebiasaan yang perlu kita lakukan diantaranya 1. Mengendalikan Diri Kesehatan tubuh sangat bergantung pada pengendalian diri kita, termasuk dalam pola makan dan aktivitas fisik. Makan dengan teratur dan cukup atau berolahraga yang cukup dan tidak berlebihan, tidur yang cukup dan tidak begadang adalah kebiasaan baik yang harus dilakukan setiap hari. 2. Makan Sehat Menjaga kesehatan harus dilakukan sejak masih muda. Sayangnya, ada banyak anak muda yang sudah penyakitan di usia mudanya. Penyebabnya adalah pola makan dan cara hidup yang sembarangan. Waktu kita memasukkan makanan yang tidak sehat ke dalam tubuh, maka makanan tersebut akan mulai mengkontaminasi organ tubuh. Misalnya, makanan instan, makanan yang mengandung zat kimia, alkohol, rokok yang mengandung nikotin dan makanan junk food lainnya. Bahkan tidak memberi tubuh makan tepat pada waktunya juga bisa menimbulkan dampak jangka panjang yang merusak tubuh. Baca Juga Kebiasaan Sederhana Apa yang Baru Anda Sadari Ternyata Berdampak Bagi Kesehatan? 3. Menjaga Kesehatan Mental Belakangan ini, isu kesehatan mental menjadi sangat populer. Hal ini terjadi karena banyak orang yang menderita gangguan mental berujung pada tindakan bunuh diri. Gangguan mental bisa terjadi karena banyak faktor, bisa karena masalah kesehatan, beban pikiran dan hilangnya identitas diri. Karena itu penting untuk memperhatikan kesehatan mental dengan menjalankan pola hidup sehat, seperti cukup berolahraga, cukup tidur dan memiliki komunitas yang sehat. Gak ada yang lebih penting dari menjaga kesehatan tubuh. Karena itu, mari menjadi orang-orang yang peduli akan tubuh kita dan menjaganya sebagai alat penyembahan bagi Allah. “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” 1 Korintus 6 19-20 Sumber Halaman 1
Pada masa ini hampir semua orang menjadi peduli dengan kesehatan. Apalagi dalam masa pandemi virus Corona memang mengharuskan setiap orang untuk menjaga kesehatan. Bukan hanya menjaga kesehatan jasmani namun juga menjaga kesehatan rohani agar dapat tetap kuat menghadapi masa-masa sulit seperti sekarang ini. Sebenarnya, ada atau tidak adanya pandemi virus corona, kesehatan merupakan sesuatu yang penting bagi kehidupan. Seseorang dapat bekerja dengan baik bila ia dalam keadaan sehat. Seorang pelajar akan dapat belajar dengan baik bila ia dalam kondisi yang sehat. Kesehatan adalah sebuah modal bagi manusia untuk menjalani segala aktivitasnya. Dengan kesehatan kita bisa melakukan segala hal yang ingin kita lakukan. Jika sedemikian pentingnya kesehatan secara jasmani, apalagi kesehatan secara rohani. Kesehatan secara rohani akan mempengaruhi kesehatan jasmani. Sehat secara rohani berarti memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan. Hubungan yang baik dengan Tuhan akan membuat kita menjadi seorang yang kuat dalam menghadapi tantangan kehidupan. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan seseorang. Dari berbagai faktor yang ada faktor pikiran merupakan faktor yang sangat penting. Pikiran yang positif akan membawa kita kepada sikap yang positif dalam menghadapi segala hal. Dan pada akhirnya akan membawa hal yang positif terjadi dalam hidup kita. Namun sebaliknya pikiran yang negatif akan meyebabkan sikap yang negatif dan pada akhirnya membawa hal yang negatif buat hidup seseorang. Firman Tuhan dalam Filipi 48 berkata “Jadi akhirnya, saudara-saudara semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” Dengan menjaga pikiran kita untuk selalu memikirkan hal-hal tersebut maka kita juga sedang menjaga kesehatan kita, baik secara rohani maupun secara jasmani. Medan pertempuran yang sesungguhnya adalah pikiran, dan setiap orang percaya harus memenangkannya, sebab itulah kunci untuk menjadi seorang pemenang yang sejati. Kita perlu memperhatikan hal-hal yang masuk ke dalam pikiran kita setiap waktu. Pastikan bahwa apa yang masuk kedalam pikiran kita adalah hal-hal yang baik dan benar, hal-hal yang positif dan hal-hal yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Pikiran adalah pintu gerbang terdepan yang harus kita jaga baik-baik bila kita ingin kondisi kesehatan kita baik secara rohani maupun secara jasmani. Sebab bila kita membiarkan hal-hal jahat dan negatif masuk kedalam pikiran kita, maka itu akan mempengaruhi kondisi kesehatan kita baik secara rohani maupun jasmani. Pikiran yang negatif akan menghasilkan energi negatif sehingga akhirnya tindakan dan perkataan kita negatif. Oleh sebab itu mulailah langkah penting ini, yaitu menjaga pikiran kita tetap positif untuk menjaga kesehatan rohani dan jasmani kita. Jangan pernah biarkan hal-hal negatif masuk dan menguasai hidup kita melalui pikiran kita. Sebaliknya biarlah hal-hal yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, serta hal-hal yang disebut kebajikan dan patut dipuji menguasai pikiran kita dari hari ke hari. Selamat menjaga kesehatan rohani dan jasmani kita, Tuhan Yesus memberkati.
“Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.” 3 Yohanes 3 1 Percayakah anda bahwa Tuhan memberkati anda dengan kekuatan rohani? Pertanyaan ini tidaklah sukar dijawab jika anda percaya sepenuhnya kepada Tuhan. Tetapi, jika pertanyaan ini diubah menjadi soal diberkati dalam kekuatan jasmani, jawaban kita mungkin agak kurang pasti. Sebab mereka yang sehat dan kuat rohaninya belum tentu sehat dan kuat jasmaninya. Bagi banyak orang, kekuatan rohani adalah perubahan hidup yang disebabkan oleh karunia Tuhan yang ajaib, tetapi kekuatan jasmani seolah adalah sesuatu yang harus diterima manusia sebagaimana adanya, paling tidak karena faktor keturunan. Hidup baru tampaknya hanya menyangkut rohani saja. Betulkah begitu? Memang firman Tuhan lebih menekankan pentingnya keadaan rohani kita sebab itulah yang memungkinkan kita untuk menjumpai Tuhan di surga setelah tugas kita di dunia berakhir. Kita yang sudah dilahirkan dalam dosa sebagai keturunan Adam dan Hawa, bisa menerima keselamatan surgawi dalam Kristus. Karena itu, secara rohani tubuh kita sudah diperbaharui. “Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga.” 2 Korintus 15 46 Walaupun demikian, hal itu tidak berarti bahwa kita boleh menyia-nyiakan tubuh jasmani kita; karena selama kita hidup di dunia, kita juga dapat memuliakan Tuhan dengan kemampuan jasmani kita. Jika kita mengabaikan kesehatan dan menelantarkan tubuh jasmani kita, sudah tentu kita mengurangi kesempatan untuk dapat memuliakan Dia yang menciptakan kita. Banyak orang Kristen yang menggebu- gebu dalam kerohanian tetapi kurang mau memperhatikan kesehatan jasmaninya. Padahal, sebagai manusia kita diciptakan dalam satu paket yang terdiri dari roh dan tubuh. Hidup baru dalam Kristus seharusnya tidak hanya mengubah pandangan kita akan bagaimana memelihara kehidupan rohani kita tetapi juga pandangan kita tentang hal menjaga kehidupan jasmani kita. Pagi ini, jika kita bangun dan merasa bahwa tubuh kita lemah dan semangat kita berkurang karena usia, penyakit atau kebiasaan hidup yang kurang baik, marilah kita memikirkan apa yang bisa kita perbuat untuk memperbaiki keadaan. Kita harus selalu berdoa memohon agar Tuhan memberi kita kebijaksanaan agar tidak meniru mereka yang menyia-nyiakan kesempatan yang ada untuk mempunyai kesehatan yang baik. Sebaliknya kita harus memilih cara hidup yang sehat, healthy living, agar kita dapat memakai kekuatan tubuh jasmani kita selama mungkin untuk tujuan-tujuan yang baik demi kemuliaan Tuhan. Itulah yang dikehendaki Tuhan selama kita hidup di dunia ini. “Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikianpun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku.” Filipi 1 20
kesehatan rohani dapat kita peroleh dengan